Kuliner Khas Banten

Icip Kelezatan Sate Bandeng, Kuliner Khas Kesultanan di Banten

Sate bandeng merupakan satu di antara resep nusantara yang bermula dari Kesultanan Banten.

Instagram.com/ @qurotulaini2510
Ilustrasi kuliner Sate Bandeng khas Serang, Banten, Jawa Barat. 

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL- Mungkin sebagian orang tidak terlalu menyukai Ikan bandeng yang kaya akan duri dan tulang halus.

Namun Tribuners,  bagaimana dengan bandeng yang disajikan tanpa tulang dan duri?

Kamu yang tertarik mencicipi olahan ikan bandeng tanpa tulang dan duri wajib mencoba sate bandeng.

Sate bandeng merupakan satu di antara resep nusantara yang bermula dari Kesultanan Banten.

Konon pada abad ke 16, sate bandeng adalah racikan juru masa kerajaan yang disuguhkan sebagai menu di Kesultanan Banten.

Baca juga: 7 Tempat Wisata Kuliner Korea di Solo yang Wajib Dikunjungi

Baca juga: Cobain Resep Mi Gomak, Sensasi Pedas dan Gurih Kuliner Khas Batak

Dalam proses memasaknya, juru masak ingin meracik ikan bandeng dengan menghilangkan duri-duri kecil yang ada dalam daging bandeng.

Lalu sang juru masak berusaha memukul-mukul daging bandeng segar untuk mengambil duri kecil di dalamnya.

Setelah ia memulai memilah duri untuk dibuang, daging bandeng justru hancur karena dipukul-pukul tadi.

Tak kehabisan akal, sang juru masak lalu mencampurkan santan dan bumbu rempah ke daging bandeng yang telah bersih dari duri.

Ilustrasi kuliner Sate Bandeng khas Serang, Banten, Jawa Barat.
Ilustrasi kuliner Sate Bandeng khas Serang, Banten, Jawa Barat. (Instagram.com/ @qurotulaini2510)

Ia kemudian memasukkan kembali daging bandeng dalam kulit dan kerangka ikan.

Kulit ikan bandeng yang tebal membuat ikan terlihat seperti utuh kembali setelah diisi dengan daging yang sudah bercampur bumbu tadi.

Nah setelah itu, ia memasaknya dengan cara dibakar.

Dalam perkembangannya, sate bandeng tidak hanya tampil biasa alias original.

Mulanya, resep asli dari juru masak Kesultanan Banten hanya menggunakan garam, bawang merah, gula merah, dan santan saja.

Baca juga: Bersiap Sambut Wisman Via Travel Bubble Bali, Berikut Penjelasan Menparekraf

Baca juga: Cobain Ampiang Dadiah, Kuliner Khas Minangkabau dari Fermentasi Susu Kerbau

Akan tetapi, seiring perkembangan, ada penambahan bumbu seperti ketumbar dan cabai.

Bahkan, tak sedikit yang menambahkan penyedap rasa.

Saat ini, ada dua macam sate bandeng di pasaran.

Pertama sate bandeng putih dengan rasa original.

Lalu, ada pula sate bandeng merah dengan cita rasa pedas.

Penyajiannya pun sesuai selera, selain dibakar, ada pula yang menyajikan dengan cara digoreng.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved