Wisata di Garut

Seperti di Gurun Sahara, Ini Dia Potret Gumuk Pasir Garut

Gumuk pasir tersebut adalah Gumuk Pasir Tungtung Karang di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk.

Editor: Septi Dwisabrina
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Garut
Area Gumuk Pasir Tungtung Karang yang berada dalam kawasan wisata Pantai Sayang Heulang di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. 

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL-Tribuners, ada destinasi wisata menarik di Kabupaten Garut, Jawa Barat, yaitu gumuk pasir seperti di Gurun Sahara yang beberapa waktu belakangan kembali menarik perhatian warganet.

Gumuk pasir tersebut adalah Gumuk Pasir Tungtung Karang di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk.

Menurut Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Garut, Bambang Heri Susanto,  tempat wisata ini masuk kawasan Pantai Sayang Heulang.

Baca juga: Ke Nusa Penida, Jangan Lupa Explore 11 Pantai Ini!

Baca juga: Bukit Gado-gado, Tempat Terbaik Menatap Sunset di Padang

"Itu ada di kawasan pantai. Jadi, Sayang Heulang garis pantainya lima kilometer. Gumuk pasir itu di ujung timurnya," tutur dia kepada Kompas.com belum lama ini.

Bambang menjelaskan, gumuk pasir tersebut secara alami tanpa campur tangan manusia sehingga membuatnya terlihat menarik.

Area Gumuk Pasir Tungtung Karang yang berada dalam kawasan wisata Pantai Sayang Heulang di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut.
Area Gumuk Pasir Tungtung Karang yang berada dalam kawasan wisata Pantai Sayang Heulang di Desa Mancagahar, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Garut)

Gumuk pasir yang bikin takjub

Seorang pelancong asal Bandung bernama Hadi Wibowo mengatakan, Selasa, 2 Maret 2021 dia sempat berkunjung ke Gumuk Pasir Tungtung Karang sekitar 2-3 tahun lalu.

Tempat wisata tersebut adalah salah satu yang termasuk rute perjalanan road trip Bandung-Pangalengan-Garut Selatan miliknya.

Setibanya di Garut Selatan, Hadi menginap di Pantai Santolo dan bergegas ke Pantai Sayang Heulang pada Minggu pukul 05.00 WIB untuk berburu matahari terbit di Bukit Teletubbies.

"Lalu sekitar jam 07.00 WIB menuju pantai untuk bermain air. Karena melihat orang-orang berjalan menuju ke arah timur, akhirnya saya memutuskan untuk ikut menyusuri pantai," ucap Hadi kepada Kompas.com.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved