Kuliner Minangkabau

Cobain Ampiang Dadiah, Kuliner Khas Minangkabau dari Fermentasi Susu Kerbau

Cara paling populer dalam menyantap Ampiang Dadiah ini adalah dengan menyajikannya bersama emping beras.

Instagram/ @misshotrodqueen
Ampian Dadiah merupakan makanan fermentasi dari susu kerbau. 

Satu orang menumbuk, satu menimang, dan satu lagi merendang.

Keunikan Ampiang Dadiah

Selain faktor bahan baku susu, hal lain yang membuat dadiah unik adalah proses fermentasinya berlangsung secara spontan dalam wadah bambu.

Hal ini berbeda dengan yoghurt pada umumnya yang memerlukan tambahan kultur mikroba tertentu sebagai starter dalam proses fermentasinya.

Kedua produk yang dihasilkan pun memiliki karakteristik berbeda.

Jika yoghurt tetap bersifat cair tetapi sedikit mengental, maka dadiah cenderung mengeras.

Baca juga: Cobain Nasi Telur Ceplok Ayong, Kuliner Nikmat dan Laris di Pontianak

Keunikan lain dari dadiah adalah cara menikmatinya.

Cara paling populer dalam menyantap Ampiang Dadiah ini adalah dengan menyajikannya bersama emping beras.

Rasa asam dadiah yang berpadu dengan kerenyahan emping beras ditambah siraman gula aren merupakan suatu kombinasi yang nikmat.

Ampiang Dadiah juga bisa disantap sebagai lauk bersama sambal, bawang, dan sirih.

Baca juga: Cobain Resep Mi Gomak, Sensasi Pedas dan Gurih Kuliner Khas Batak

Baca juga: Ke Surabaya? Jangan Lupa Cicipi 5 Kuliner Legendaris Ini

Perpaduan ini menghasilkan rasa asam pedas yang segar sebagai teman menyantap nasi.

Bagi kamu yang berminat mencicipi seperti apa keunikan rasa Ampiang Dadiah, beberapa tempat yang menjadi rekomendasi di antaranya, Rumah Makan Simpang Raya serta Kedai Lestari H Minang di kawasan Pasar Atas Bukittinggi.(*)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved