Vihara Bodhisatva Karaniya Metta

Sembahyang Tahun Baru Imlek di Vihara Bodhisatva Karaniya Metta, Tetap dengan Protokol Kesehatan

Prosesi sembahyang malam Imlek pun tak diperbolehkan untuk dilaksanakan secara berkerumun demi menghindari penyebaran virus Covid-19.

Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Rizki Fadriani
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sejumlah pengurus mempersiapkan Vihara Bodhisatva Kiranaya Metta menyambut Imlek 2571, di Jalan Sultan Muhammad, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (21/1/2020) siang. Tahun Tikus Logam ini dianggap masyarakat Tionghoa sebagai tahun yang kurang beruntung untuk pengusaha. 

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL - Tahun Baru Imlek yang jatuh, pada Jumat 12 Februari 2021 ini, dirayakan dengan rasa yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, sebab pandemi masih menjadi musuh utama bagi setiap orang, Jumat 12 Februari 2021.

Prosesi sembahyang malam Imlek pun tak diperbolehkan untuk dilaksanakan secara berkerumun demi menghindari penyebaran virus Covid-19.

Vihara Bodhisatva Karaniya Metta yang berlokasi di Jalan Kapten Marsan No.33, Darat Sekip, Kec. Pontianak Kota, Kota Pontianak, contohnya.

Baca juga: Vihara Bodhisatva Karaniya Metta, Kelenteng Tiga Dewa Dewi Pontianak

Baca juga: Sambut Tahun Baru Imlek Sejumlah Kelenteng Telah Selesai Melakukan Persiapan

Kelenteng yang merupakan cagar budaya milik Kota Pontianak yang berdiri sejak 1829 ini, tetap mempersilahkan masyarakat untuk sembahyang seperti biasanya, namun dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Pengurus Vihara Bodhisatva Karaniya Metta, Gunawan Sarjono, menyampaikan jika masyarakat yang datang ke Kelenteng kali ini tampak lebih sepi dari tahun-tahun sebelumnya, karena masyarakat takut akan bahaya Covid 19.

Masyarakat Tionghoa lakukan sembahyang di Vihara Bodhisatva Karaniya Metta, Kamis (11/2/2021).
Masyarakat Tionghoa lakukan sembahyang di Vihara Bodhisatva Karaniya Metta, Kamis (11/2/2021). (TribunPontianakTravel.com/Rizki Fadriani)

"Jadi yang datang ke Kelenteng habis sembahyang langsung pergi. Biasanya orang sembahyang Imlek paling ramai, tapi sekarang agak sepi sebab semua itu takut. Biasanya ada naga dan barongsai, tapi sekarang semuanya juga takut ," ungkapnya ketika ditanyai Tribun.

Mengingat Tahun Baru Imlek kali ini berbeda, ia menghimbau masyarakat khususnya yang akan memasuki area Kelenteng untuk harus lebih waspada dengan menerapkan protokol kesehatan yang berlaku.

Dengan mencuci tangan ketika akan memasuki area Kelenteng (tempat cuci tangan disediakan), menggunakan masker dan jaga jarak.

Oleh karena itu, di tahun Kerbau ini ia berharap Pontianak bisa selamat dan aman.

"Tahun Kerbau ini bagus, diharapkan ada kemajuan dan pandemi ini bisa hilang.Kita mengharapkan Pontianak bisa selamat dan aman," tutupnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved