Tahun Baru Imlek 2021

Dianggap Bisa Bawa Sial, 5 Makanan Ini Pantang Dikonsumsi Saat Tahun Baru Imlek

Di mana ada larangan membalik ikan sebelum selesai disantap. Membalik ikan dipercaya sebagai usaha yang terbalik atau mendatangkan kebangkrutan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Ilustrasi menyambut Tahun Baru Imlek. 

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL- Tak terasa Tahun Baru Imlek akan segera tiba, tentunya banyak hal yang harus dilakukan orang Tionghoa untuk menyambut hari spesial ini.

Satu di antaranya adalah menyiapkan hidangan untuk disantap bersama keluarga saat Tahun Baru Imlek.

Namun Tribuners, ada beberapa makanan yang pantang atau dilarang dikonsumsi saat perayaan Tahun Baru Imlek.

Jika kamu mengonsumsi makanan-makanan berikut, dipercaya bisa membawa sial sepanjang tahun.

Nah, penasaran makanan apa saja yang dilarang dikonsumsi saat Tahun Baru Imlek?

Dirangkum TribunTravel dari berbagai sumber, berikut lima makanan yang dilarang dikonsumsi saat Tahun Baru Imlek.

1. Sayap Ayam

Ilustrasi sayap ayam.
Ilustrasi sayap ayam. (tablespoon.com)

Sayap Ayam menjadi satu di antara makanan yang pantang disantap saat Tahun Baru Imlek.

Memakan sayap ayam diyakini bisa membawa sial sepanjang tahun.

Bagi orang Tionghoa, sayap ayam memiliki filosofi bisa membawa terbang keberuntungan yang akan diperoleh.

Baca juga: Makna Filosofis Lampion Merah Saat Perayaan Tahun Baru Imlek

2. Ikan Tanpa Kepala dan Ekor

Ilustrasi memilih ikan segar di pasar ikan.
Ilustrasi memilih ikan segar di pasar ikan. (pexels.com)

Kamu mungkin tidak asing dengan ragam kuliner lezat dari olahan ikan yang disajikan tanpa kepala dan ekor.

Namun, tahukah kamu jika memasak ikan tanpa kepala dan ekor dianggap tabu bagi orang Tionghoa saat perayaan Imlek.

Orang Tionghoa percaya bahwa segala hal memiliki titik awal yang dilambangkan dengan kepala, dan akhir yang digambarkan dengan ekor.

Sehingga memasak ikan tanpa kepala dan ekor dianggap bisa membawa siap pada kehidupan.

Selain itu, ada aturan khusus terkait cara memakan ikan saat perayaan Imlek.

Di mana ada larangan membalik ikan sebelum selesai disantap.

Membalik ikan dipercaya sebagai usaha yang terbalik atau mendatangkan kebangkrutan.

Baca juga: 8 Hal yang Dilarang saat Imlek, Termasuk Tak Boleh Menyapu hingga Minum Obat

Baca juga: Ini Dia Resep Lontong Cap Go meh dan Bubuk Kedelai, Sajian Nikmat di Tahun Baru Imlek

3. Bubur

Congee, bubur ayam sebagai menu sarapan di China
Congee, bubur ayam sebagai menu sarapan di China (Instagram/paula.bor.bas)

Oleh karena itu, sulit atau bahkan tidak ada bubur yang tersaji di meja makan orang Tionghoa saat perayaan Imlek.

Bubur dianggap dapat menghalangi rezeki dan mendatangkan kemiskinan.

Hal tersebut berdasarkan filosofi cerita rakyat yang hingga saaat ini dipercaya oleh masayarat Tionghoa.

Ada cerita rakyat yang mengisahkan jika pada zaman dulu ada sepasang orang tua yang hidup bersama seorang anaknya yang sudah dewasa.

Sang anak adalah orang yang sangat malas.

Dia tak pernah membantu orang tuanya yang sibuk bekerja dan memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Hingga orang tuanya meninggal pun, si anak masih tak bisa hidup mandiri.

Ia hanya bergantung dengan warisan yang ditinggalkan kedua orang tuanya.

Saat harta yang dimiliki sudah benar-benar habis, sang anak bertahan hidup hanya dengan memakan bubur encer yang terbuat dari beberapa butir beras dan air.

4. Lobster

Lobster Pedas Asam Manis
Lobster Pedas Asam Manis (TRIBUN JOGJA/ Gilang Satmaka)

Meski menjadi santapan yang nikmat, mengonsumsi lobster saat Imlek rupanya juga dilarang, lo.

Ini dikarenakan lobster hidup bergerak ke arah belakang, yang menurut kepercayaan orang Tionghoa dikhawatirkan dapat memberikan kemunduran dalam kehidupan

5. Kepiting

Kepiting saus.
Kepiting saus. (Visitsingapore)

Selain lobster, kepiting juga termasuk makanan yang dilarang disantap saat perayaan Imlek.

Menurut kepercayaan orang Tionghoa, kepiting dianggap bisa membuat masa depan menjadi suram.

Cara kepiting yang berjalan miring dipercaya tidak dapat memberikan kemajuan pada usaha dan dianalogikan seperti seseorang yang tidak fokus pada tujuan hidupnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved