Tahun Baru Imlek 2021

Makna Filosofis Lampion Merah Saat Perayaan Tahun Baru Imlek

Lampion merah bisa dibilang, Perayaan Tahun Baru Imlek kurang afdol dan meriah jika tak ada lampion yang menghiasi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIDHOINO KRiSTO SEBASTIANUS MELANO
Suasana kemeriahan menyambut perayaan Imlek dan Cap Go Meh di komplek Klenteng Fab Zhu Kung, Jalan Pulau Natuna, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Jumat (17/1/2020) malam. 

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL- Tribuners, perayaan Imlek telah menjadi tradisi warga Tionghoa setiap tahunnya.

Tentunya segala persiapan, meliputi pernak-pernik sudah dilakukan untuk menyambut Tahun Baru Imlek.

Mulai dari angpau, makanan khas imlek, petasan, hingga lampion atau lentera merah.

Lampion biasanya ditemukan di rumah warga Tionghoa, pusat perbelanjaan, kelenteng, maupun restoran.

Meski tampak sederhana, bicara tentang lampion merah ternyata memiliki makna yang ada di dalamnya.

Dirangkum TribunTravel dari berbagai sumber, lampion merah memang tak bisa dipisahkan dari Perayaan Tahun Baru Imlek.

Lampion merah bisa dibilang, Perayaan Tahun Baru Imlek kurang afdol dan meriah jika tak ada lampion yang menghiasi.

Lampion Pasar Gede Solo.
Lampion Pasar Gede Solo. (TribunTravel/Nurul Intaniar)

Dalam bahasa mandarin, lampion dikenal dengan sebutan dēng lóng atau dēng cǎi yang berarti sangkar atau tempat, sehingga jika diletakkan secara bersama sebagai tempat cahaya atau sumber cahaya.

Lampion merupakan perpaduan antara seni lukis, hiasan gunting kertas, origami dan sulaman yang menggunakan bahan bambu, kayu, rotan, batang gandum, tanduk hewan, bahan logam dan sutera.

Tradisi memasang lampion sudah ada sejak era Dinasti Xi Han yang berlangsung sekitar abad ke-3 masehi di China.

Awalnya, lampion terbuat dari kertas kain, atau kulit binatang.

Pasalnya, memang masa pembuatan lampion bersamaan dengan terciptanya teknik pembuatan kertas.

Lampion terbuat dari rangka bambu, dan berwarna merah.

Namun, kini lampion mulai diidentikkan sebagai simbol Perayaan Thaun Baru Imlek dalam penanggalan Tionghoa pada masa Dinasti Ming.

Baca juga: 8 Hal yang Dilarang saat Imlek, Termasuk Tak Boleh Menyapu hingga Minum Obat

Baca juga: Ini Dia Resep Lontong Cap Go meh dan Bubuk Kedelai, Sajian Nikmat di Tahun Baru Imlek

Lampion yang terbuat dari bahan ringan melambangkan pribadi yang rendah hati dan ringan dalam membantu orang lain.

Sehingga orang tersebut senantiasa dapat memudahkan jalan untuk menggapai puncak dari tujuan kehidupan dengan adanya respon sosial yang baik.

Makna warna merah pada lampion

Warna merah pada lampion memiliki makna tersendiri.

Yakni, simbol pengharapan bahwa di tahun yang akan datang diwarnai dnegan keberuntungan, rezeki dan kebahagiaan.

Sementara, saat lilinnya dinyalakan, maka cahaya merah ini melambangkan harapan dan semangat yang menyala-nyala.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved