Mesir

Disebut 'Harta Karun', Mesir Temukan 50 Peti Mati Kuno!

Kabar menggemparkan datang dari Mesir, Mesir mengumumkan sebuah penemuan 'harta karun' baru di pekuburan Saqqara di selatan Kairo, pada Sabtu (16/1/20

Editor: Rizki Fadriani
Khaled DESOUKI/AFP
Sebuah sarkofagus ditampilkan selama pengumuman resmi penemuan oleh misi arkeologi Mesir dari harta karun baru di pekuburan Saqqara Mesir selatan Kairo, pada 17 Januari 2021. Penemuan di pekuburan yang terletak 30 km di selatan ibu kota Mesir, termasuk kuil pemakaman Ratu Naert, istri Raja Teti, serta poros pemakaman, peti mati, dan mumi yang berasal dari Kerajaan Baru, yang berusia lebih dari 2500 tahun. 

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL - Kabar menggemparkan datang dari Mesir, Mesir mengumumkan sebuah penemuan 'harta karun' baru di pekuburan Saqqara di selatan Kairo, pada Sabtu (16/1/2021).

Penemuan tersebut juga termasuk kuil pemakaman kuno.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Kementerian Pariwisata dan Barang Antik Mesir seperti dilansir dari CGTN.

Mereka mengatakan bahwa 'penemuan besar' ini didapatkan oleh tim arkeolog yang dipimpin ahli Mesir Kuno, Zahi Hawass.

Kementerian Pariwisata dan Barang Antik Mesir mengatakan, pihaknya menemukan lebih dari 50 peti mati kuno alias sarkofagus yang terbuat dari kayu.

Mereka juga menemukan kuil pemakaman kuno di situs tersebut.

Baca juga: Bar Berusia 2000 Tahun Ditemukan di Pompeii

Baca juga: Situs Warungboto, Wisata Sejarah yang Instagramable di Jogja

Ke-50 sarkofagus kayu tersebut ditemukan di 52 lubang pemakaman dengan kedalaman yang bervariasi antara 10 meter hingga 12 meter.

Hawass mengatakan bahwa kuil pemakaman Ratu Naert, istri Raja Teti, dan tiga gudang yang terbuat dari batu bata juga ditemukan di situs tersebut.

Saqqara merupakan wilayah yang terdapat lebih dari 12 piramida, biara kuno, dan situs pemakaman hewan.

Kota tersebut dianggap sebagai kompleks makam kuno yang luas di dekat Ibu Kota Mesir kuno, Memphis, dan merupakan salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO.

Tahun lalu, Mesir juga mengumumkan penemuan lebih dari 100 sarkofagus dalam keadaan utuh dan dianggap sebagai temuan terbesar sepanjang 2020.

Sarkofagus tersebut ditemukan di samping patung dewa zaman Mesir kuno.

Baca juga: Nikmati Panorama Indah Sungai Ayung dengan 6 Resor Mewah Ini!

Baca juga: Sensasi Seru Liburan di Jogja dengan Campervan, Ini 3 Rental Campervan Jogja!

Temuan itu diyakini berasal lebih dari 2.500 tahun lalu di Periode Akhir dan periode Ptolemeus Mesir kuno.

Ketika mengumumkan temuan sarkofagus pada 2020, Menteri Purbakala dan Pariwisata Mesir, Khaled al-Anani meramalkan bahwa Saqqara belum mengungkap semua isinya.

Ramalan itu terbukti di tahun 2021 dengan ditemukannya lebih dari 50 sarkofagus kayu dan sejumlah temuan lainnya.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Sabtu, Hawass mengatakan bahwa temuan terbaru itu dapat memberikan penjelasan baru tentang sejarah Saqqara selama Kerajaan Baru.

Kerajaan Baru di Mesir kuno diperkirakan eksis antara abad ke-16 sebelum Masehi (SM) hingga abad ke-11 SM.

Penemuan itu dilakukan di dekat piramida tempat Raja Teti, firaun pertama dari Dinasti Keenam Kerajaan Lama, dimakamkan.

Mesir berharap temuan arkeologi itu juga akan memacu pariwisata, sektor yang telah mengalami banyak guncangan, dari revolusi Mesir pada 2011 hingga pandemi virus corona saat ini.

Selain itu, pihak berwenang di Mesir mengatakan, mereka berharap dapat meresmikan museum terbaru mereka, Museum Agung Mesir, di dataran tinggi Giza, tempat Piramida Giza yang terkenal.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved