Makanan Khas Bali

Saat Hujan, Paling Nikmat Cobain 6 Masakan Khas Bali Berikut Ini

Layaknya gorengan, makanan khas Bali satu ini cocok disantap saat masih hangat. Kamu dapat menggunakan pisang raja atau pisang kepok.

SHUTTERSTOCK/RAMANTARA
Ilustrasi jukut ares, makanan khas Bali terbuat dari batang pohon pisang muda. 

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL- Saat hujan tiba, tentunya paling nikmat menyantap makanan hangat Tribuners!

Nah, kali ini mari kita mencoba menikmati makanan khas Bali yang disajikan hangat baik masakan berkuah maupun jajanan.

Berikut  6 makanan khas Bali yang cocok disantap saat musim hujan. Kamu pun dapat mempraktikkan resep makanan khas Bali untuk sajian makan malam bersama keluarga.

Baca juga: Cobain Resep Lezatnya Ceker Pedas Khas Korea di Rumah!

Baca juga: 5 Makanan Ini Baik Dikonsumsi untuk Jaga Kesehatan Paru-paru

1. Jukut Ares

 Ares adalah batang pohon pisang yang masih muda. Bagian tersebut pun dimasak bersama dengan bumbu dasar dan biasanya ditambah tulang yang dagingnya masih menempel.

Kamu dapat menggunakan tulang sapi, ayam, maupun itik.

Santap makanan khas Bali yang berkuah ini selagi masih hangat.

2. Bubur mengguh

Makanan khas Bali selanjutnya yang cocok disantap saat musim hujan adalah bubur mengguh.

Ciri khas bubur mengguh adalah pembuatannya menggunakan santan.

Tambahkan juga kaldu ayam agar rasanya makin nikmat.

Bubur mengguh biasanya disajikan bersama urap kacang panjang. 

Ilustrasi tipat blayag, makanan khas Bali.
Ilustrasi tipat blayag, makanan khas Bali. (SHUTTERSTOCK/SUDARSARNI IDA AYU PUTU)

3. Tipat Blayag

Tipat merupakan ketupat khas Bali yang bentuknya unik. Pasalnya, tipat ini dibungkus dengan janur muda atau daun enau muda.

Sementara untuk kuahnya terbuat dari olahan tepung beras, santan, dan kaldu ayam.

Tipat blayag disajikan bersama dengan urap dan ayam suwir.

Kemudian, disiram kuah serta lengkap dengan taburan bawang goreng dan kacang kedelai goreng.

4. Kuah Komoh

Komoh adalah makanan khas Bali berupa kuah yang terbuat dari daging, kulit, dan hati.

Kalau resep aslinya menggunakan daging dan darah babi.

Kamu dapat menggantinya dengan menggunakan daging ayam, itik, maupun entog. Serta, tak pakai darah.

5. Jaje Godoh

Jaje godoh adalah pisang goreng yang disajikan bersama unti kelapa.

Layaknya gorengan, makanan khas Bali satu ini cocok disantap saat masih hangat. Kamu dapat menggunakan pisang raja atau pisang kepok.

Setelah dibelah jadi dua, lumuri pisang dengan campuran tepung. Barulah goreng sampai kecoklatan.

6. Jaje laklak

Ilustrasi jaje laklak.
Ilustrasi jaje laklak. (Dok. Shutterstock/Briell88)

Secara tampilan, jaje laklak serupa dengan serabi. Bahan utamanya adalah tepung beras dan tepung ketan.

Jaje laklak disantap bersama siraman saus gula merah dan taburan kelapa parut.

Jajanan khas Bali ini nikmat dimakan saat masih hangat.

Baca juga: Berikut 5 Ide Kuliner Unik dan Mudah Ala TikTok yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga

Baca juga: Salah Mengira Warung Makan, Satu Keluarga Ini Makan di Rumah Orang

Baca juga: Jaga Kesehatan Perut, Sebaiknya 5 Makanan Ini Dihindari Sebelum Naik Pesawat

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Makanan Khas Bali saat Hujan, Ada Masakan Berkuah dan Kue Tradisional", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/food/read/2021/01/11/202400675/6-makanan-khas-bali-saat-hujan-ada-masakan-berkuah-dan-kue-tradisional

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved