Syarat Masuk Bali

Terbang ke Bali, Wajib Sertakan Hasil Tes RT-PCR Hingga 8 Januari Mendatang

Hingga 8 Januari,berkunjung ke Pulau Bali masih wajib menyertakan surat bukti hasil negatif menggunakan tes RT-PCR dan/atau rapid test antigen.

Editor: Rizki Fadriani
tribuntravel
Desa Penglipuran yang berada di Bali masuk dalam Top 100 Destinasi Berkelanjutan Dunia bersama tiga desa wisata di Indonesia lainnya. 

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL - Hingga 8 Januari mendatang, para tamu yang berkunjung ke Pulau Bali masih wajib menyertakan surat bukti hasil negatif menggunakan tes RT-PCR dan/atau surat bukti hasil negatif rapid test antigen.

“Surat Edaran (SE) Satgas Nasional berlaku sampai dengan 8 Januari. Ini yang dipakai, karena SE Gubernur hanya sampai 4 Januari,” kata Sekretaris Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Bali I Made Rentin ketika dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (6/1/2021).

Sebelumnya, dalam SE Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, disebutkan bahwa aturan PCR dan rapid test antigen tersebut berlaku pada 19 Desember 2020 – 4 Januari 2021 saja.

Mengikuti pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Bali tetap memberlakukan aturan PCR dan rapid test antigen tersebut hingga tanggal 8 Januari 2021.

Baca juga: Berada Dipuncak, Bali Ungguli Hawaii sebagai Destinasi Pilihan Bulan Madu

Baca juga: Intip Destinasi Karang Memadu, Pengasingan Warga Desa Penglipuran Lakukan Poligami di Bali

Aturan tersebut mengikuti SE Nomor 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19 yang dikeluarkan Satgas Covid-19 pusat.

Dalam SE tersebut, tertera bahwa syarat hasil negatif RT-PCR yang bisa digunakan adalah yang diambil maksimal 7x24 jam sebelum keberangkatan.

Syarat tersebut berlaku untuk pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi udara.

Sementara untuk pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi darat dan laut, maka wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen yang diambil paling lama 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Pelaku perjalanan juga diwajibkan untuk mengisi electronic-Healts Access Card (e-HAC).

Syarat RT-PCR dan rapid test antigen tidak diwajibkan untuk anak-anak di bawah usia 12 tahun.

Jika di daerah asalnya tidak ada fasilitas RT-PCR, maka para pelaku perjalanan bisa melakukan rapid test antigen di Bali ketika kedatangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Selain itu, para pelaku perjalanan juga wajib mematuhi protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitizer.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved