Rempah Nusantara

Wajib Tahu, 5 Rempah Ini Jadi Rahasia Nikmatnya Masakan Khas Batak

Sebagai bumbu, buahnya yang dipotong dan dikeringkan dimanfaatkan sebagai pemberi rasa asam pada sejumlah masakan terutama dari Sumatera.

Shutterstock/ARIYANI TEDJO
Ilustrasi sambal andaliman 

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL- Tribuners, untuk kamu yang gemar sama masakan pedas ataupun lagi ingin mencoba kuliner khas nusantara dengan cita rasa berbeda.

Kamu bisa cobain Kuliner Batak. Nah, biasanya makanan ini dimasak menggunakan rempah-rempah khas tanah Toba. 

Rempah-rempah tersebut antara lain andaliman, lokio, dan rias yang merupakan rahasia kelezatan masakan otentik khas Batak.

Bahkan, di dalam buku "Hidangan Halal Khas Dari Tano Batak" (2013) oleh Linda Carolina Brotodjojo, terbitan PT Gramedia Pustaka Utama, dijelaskan setidaknya ada 5 rempah khas untuk kuliner Batak.

1. Rias 

Ilustrasi rias atau kecombrang
Ilustrasi rias atau kecombrang (Shutterstock/ARIYANI TEDJO)

Di Sumatera Utara dikenal dengan rias dan Pulau Jawa terkenal dengan sebutan kecombrang.

Tanaman ini mirip dengan jahe, tapi bunganya berwarna merah muda.

Bunga ini banyak dipakai dalam berbagai masakan Nusantara bukan hanya di Batak.

Di beberapa tempat, tanaman ini yang mirip nanas juga dipakai sebagai pemberi rasa asam.

Baca juga: Cobain Resep Mi Gomak, Sensasi Pedas dan Gurih Kuliner Khas Batak

Baca juga: Kalau Makan Nasi Kapau Ada Dapat Sebeng Sebagai Bonus, Jangan Lupa Minta ya!

2. Lokio

Lokio atau yang sering disebut bawang Batak, bentuk lokio serupa dengan daun bawang namun bagian umbinya lebih berbentuk bulat.

Bawang ini diyakini berasal dari daratan China. Biasanya dipakai bagian umbinya, bagian tersebut memiliki bau yang harum namun cita rasanya tidak terlalu kuat.

Bahan makanan ini cocok digunakan sebagai pelengkap asinan, dicampur dalam tumisan dan bahan untuk memasak sajian laut.  

3. Jeruk jungga

Jeruk ini memiliki cita rasa seperti jeruk nipis, tapi rasa asam pada jeruk jungga lebih asam dari pada jeruk nipis.

Kulit dari jeruk jungga memiliki tekstur yang tidak halus tapi berkerut.

Bulir dari jeruk jungga juga lebih besar dari jeruk nipis.  Sajian ini sering digunakan oleh santapan nanaiura.

Selain untuk memasak, bahan ini dulunya juga untuk mandi dan dipercaya sebagai bumbu yang membersihkan jiwa sebelum masuk ke dalam tempat yang disakralkan.

4. Asam Gelugur

Ilustrasi asam gelugur kering
Ilustrasi asam gelugur kering (SHUTTERSTOCK/KIRAZIKU2U)

Bahan makanan ini adalah pohon hijau abadi yang dimanfaatkan untuk bumbu masak dan bahan pengobatan.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved