Traveling Yogyakarta

Sambut Liburan Akhir Tahun, Pemda DIY Persiapkan Mekanisme Wajib Swab PCR dan Rapid Test Antigen

Mekanisme terkait aturan wajib Swab PCR dan Rapid Test Antigen masih terus diupayakan persiapannya oleh Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Editor: Rizki Fadriani
TribunJogja//HamimThohari
Situs Warungboto yang berada di jalan Veteran, Kelurahan Warungboto, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta. 

Mekanisme pemeriksaan yang akan dilakukan oleh Pemda DIY, kata Aji, diperkirakan akan siap dirilis dalam waktu beberapa hari ke depan, yakni sebelum masuk masa libur Natal.

Kebijakan random test Selain kebijakan wajib rapid antigen dan swab PCR, Pemda DIY juga akan mengadakan random test di tempat-tempat wisata dan hotel.

Bukit Ngisis, Yogyakarta.
Bukit Ngisis, Yogyakarta. (Instagram//Kulonprogo.ig)

Nantinya, pelaksanaan random test tersebut tetap akan menyesuaikan kebijakan dari masing-masing hotel dan tempat wisata.

“Setahu saya, Dinas Pariwisata juga sudah menindaklanjuti ke PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) agar hotel-hotel menyesuaikan menanyakan surat keterangan sehat bagi pengunjung dari luar daerah,” imbuh dia.

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan bahwa DIY akan mengikuti aturan dari pusat terkait aturan pelaku perjalanan untuk membawa hasil rapid test antigen atau swab test PCR yang berlaku secara nasional.

Kebijakan ini berlaku bagi semua penumpang perjalanan, baik yang menggunakan pesawat, bus, mobil, hingga kereta api.

Nantinya, aturan ini tidak hanya berlaku bagi pendatang tapi juga untuk warga DIY yang mau keluar kota.

“Kita kalau keluar daerah juga harus menunjukkan kalau sudah di swab (PCR) atau rapid (antigen),” kata Sultan.

Sementara untuk pengawasan pelaku perjalanan menuju DIY, menurut Sultan, tidak diperlukan pengawasan khusus. Pasalnya, sebelum masuk DIY pelaku perjalanan sudah diawasi oleh Jawa Tengah.

Lain halnya dengan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan secara sampling bagi pelaku perjalanan yang masuk ke kota Yogyakarta.

“Kami imbau masyarakat untuk membawa hasil rapid test (antigen) atau swab (PCR) yang masih berlaku,” kata dia.

Mengutip Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2020 dari laman resmi covid19.go.id, tertera bahwa surat keterangan uji tes PCR atau rapid test antigen memiliki masa berlaku 14 hari sejak dikeluarkan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved