Objek Wisata Tutup karena Merapi

Meningkatnya Status Gunung Merapi, Air Terjun Kadung Kayang Tutup

Status Gunung Merapi yang kini meningkat membuat Air Terjun Kedung Kayang tutup, Selasa 10 November 2020.

Editor: Rizki Fadriani
(ANTARA FOTO/HENDRA NURDIYANSYAH)
Kubah lava Gunung Merapi terlihat dari Desa Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (6/10/2020). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menaikkan status Gunung Merapi dari Waspada (level II) menjadi Siaga (level III) dengan potensi letusan eksplosif dan awan panas sejauh lima kilometer. 

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL - Status Gunung Merapi yang kini meningkat membuat Air Terjun Kedung Kayang tutup, Selasa 10 November 2020.

Meningkatnya status Gunung Merapi dari waspada (level II) menjadi siaga (level III) membuat beberapa tempat wisata di sekitarnya tutup.

Tak hanya tempat wisata di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang tutup. Beberapa tempat wisata di Kabupaten Magelang yang berada di sekitar Gunung Merapi pun ikut ditutup sementara.

Satu di antara tempat wisata di Kabupaten Magelang yang ditutup karena meningkatnya status Gunung Merapi adalah Air Terjun Kedung Kayang.

Air terjun ini berada di Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

Dari pusat Kota Magelang, jaraknya sekitar 30 kilometer (km) dengan waktu tempuh kurang-lebih satu jam.

Baca juga: Rekomendasi 7 Kuliner Malam Jogja, Nikmat dan Harus Dicoba

Baca juga: Resep Minuman Legendaris Es Selendang Mayang Khas Betawi, Wajib Dicoba!

Tutup sampai status Gunung Merapi turun Penutupan tempat wisata Air Terjun Kedung Kayang disampaikan admin media sosial tempat wisata itu bernama Doni Susanto.

“Iya, (Air Terjun Kedung Kayang) tutup mulai hari ini, Senin (9/11/2020),” kata dia saat dihubungi Kompas.com, Senin (9/11/2020).

Doni melanjutkan, keputusan untuk menutup wisata Air Terjun Kedung Kayang dilakukan atas imbauan Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang.

Pengunjung menyeberangi sungai menuju Air Terjun Kedung Kayang.
Pengunjung menyeberangi sungai menuju Air Terjun Kedung Kayang. ((Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya))

Dalam surat nomor 556/604/19/2020 tentang Imbauan Penutupan Sementara Daya Tarik Wisata di Daerah Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Merapi itu, wisata Air Terjun Kedung Kayang masuk dalam daftar.

Jarak Air Terjun Kedung Kayang dari puncak Gunung Merapi adalah sekitar 7 km.

Jarak itu berada di luar zona bahaya yang direkomendasikan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), yakni radius 5 km.

Meski begitu, pihak pengelola tetap mengikuti imbauan pemerintah untuk sementara waktu menutup tempat wisata itu.

“Kami tetap mengikuti imbauan dari pemerintah,” sambung Doni.

Baca juga: Ini Dia 12 Kuliner Pontianak yang Wajib Dicoba!

Air terjun dengan latar belakang Gunung Merapi

Adapun, wisata Air Terjun Kedung Kayang sendiri berada di antara Gunung Merapi dan Merbabu.

Selain bisa turun menuju titik air terjun, pengunjung juga bisa berfoto di spot-spot yang tersedia dengan latar belakang Gunung Merapi.

Baca juga: Di Era Normal Baru, Hotel dan Resto Hadapi Tantangan

Saat cuaca cerah, keindahan matahari terbit yang bersandingan dengan Gunung Merapi dapat disaksikan dari spot panorama Air Terjun Kedung Kayang.

Sebelum tutup, jam buka wisata Air Terjun Kedung Kayang adalah pukul 07.00-16.00 WIB.

Meski begitu, mereka yang ingin melihat matahari terbit tetap bisa masuk.

Harga tiket masuknya adalah Rp 4.000 per orang, asuransi Rp 500, parkir motor Rp 2.000, parkir mobil Rp 5.000, dan parkir bus Rp 10.000. Untuk spot foto, tarifnya Rp 5.000 per spot per orang.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved