Kuliner Bandung

Nikmatnya Sate Jando di Bandung! Bikin Pembeli Rela Antre Berjam-jam

Sate ini booming loh di Bandung hingga pembeli harus rela mengantre lama untuk menyantapnya.

Instagram @the.lucky.belly
Kenikmatan Sate Jando, kuliner khas Bandung 

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL- Sate merupakan makanan yang sangat populer di Indonesia.

Berbahan dasar daging, mulai dari ayam, sapi maupun kambing, menjadikan kuliner ini begitu familiar.

Nah, kamu pernah dengar gak nama Sate Jando ?

Sate ini booming loh di Bandung hingga pembeli harus rela mengantre lama untuk menyantapnya.

Baca juga: Kalau Makan Nasi Kapau Ada Dapat Sebeng Sebagai Bonus, Jangan Lupa Minta ya!

Baca juga: Bahaya Mencampur 3 Makanan Ini dengan Nasi Putih, Bisa Ancam Kesehatan

 Sate Jando terbilang berbeda, sebab jika umumnya sate sapi dibuat dengan daging atau lemak maka jando adalah bagian lemak susu sapi.

Jando berwarna putih mirip lemak sapi pada bagian lain, tetapi ketika dibakar sehingga lemak tak habis meleleh. 

Dikutip dari wawancara Kompas TV, Rabu (1/7/2020), Sate Jando harus berasal dari sapi betina.

Sebagi jando sapi jantan akan lebih alot.

Jando didapat dari jagal sapi langganan karena sudah 50 tahun menjual jando.

Bagian ini juga tak banyak diminati orang karena bukan bagian umum untuk diolah.

Baca juga: Beragam Jenis Kecap dari Berbagai Negara di Asia, Kamu Pernah Coba yang Mana?

Baca juga: Bakmi Godhog dan Kuliner Jogja Lainnya Ada di Sini, Bakmi Jowo Timbul Roso!

Sate Jando nan laris manis

Lantaran keunikannya ini, calon pembeli diketahui rela antre berjam-jam untuk bisa menyantap Sate Jando.

Menurut pemilik Sate Jando, Sri Rejeki, pada akhir pekan ada pelanggan yang berbaris sampai satu jam demi bisa menyantap hidangan itu.

Saking larisnya, Sri pernah menjual 2.000 tusuk sate hanya dalam waktu empat jam.

Sate Jando
Sate Jando (Instagram/bdgsociety)

Saat itu, Sate Jando mulai buka pukul 05.00 dan sudah tak tersisa pukul 09.00. Pada hari biasa, normalnya sate sudah terjual habis pukul 12.00.

"Pernah ada juga pembeli yang marah-marah karena ada orang yang langsung pesan saja ke depan, padahal banyak yang ngantre," ucap Sri Rejeki, dikutip dari Tribun Jabar, Kamis (13/4/2017).

Selain karena dibuat dari bagian lemak susu sapi, bumbu kacang Sate Jando berbeda dengan sebagian besar bumbu kacang yang biasa dipakai sate.

Sri membuatnya dengan tekstur sangat kental, hingga tak sedikit pembeli yang meminta tambah bumbu kacang.

Baca juga: Begini Penyajian Bakso Sapi Bakmi Ayam 68, Dilempar Hampir 2 Meter!

Sebelum dibakar, daging sate dilumuri bumbu kuning yang dibuat dari jahe, kunir, sirih, dan rempah lainnya.

"Bumbu kacang ini asli kacang sama cabai tanjung, tanpa aron atau ubi," kata dia.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved