Traveling di Tengah Pandemi

Baca Ini Sebelum Berlibur ke Luar Negeri!

Bagi kalian yang berencana untuk terbang berlibur ke luar negri harus memperhatikan beberapa hal berikut ini. 

Editor: Rizki Fadriani
(worldnomads.net)
Ilustrasi wanita solo traveling 

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL - Kini untuk berlibur ke luar negri tak lagi sama seperti sebelumnya, karena adanya pandemi Covid 19. 

Bagi kalian yang berencana untuk terbang berlibur ke luar negri harus memperhatikan beberapa hal berikut ini. 

Satu di antaranya ialah protokol kesehatan ketat selama liburan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Saat ini, ada beberapa negara yang sudah membuka perbatasannya untuk wisatawan Indonesia.

Beberapa di antaranya adalah Turki, Dubai, Malta, Inggris, dan Arab Saudi untuk keperluan Umrah.

Ini dia tips liburan ke luar negeri dari Sekretaris Jenderal Asosisasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno yang bisa coba kalian lakukan.

Jalur pendakian turis di Pulau Padar
Jalur pendakian turis di Pulau Padar (Kementrian PUPR)

Baca juga: Beragam Jenis Kecap dari Berbagai Negara di Asia, Kamu Pernah Coba yang Mana?

1. Pastikan Diri Sehat

Hal pertama yang harus dipastikan tentu saja diri yang sehat.

Pastikan tubuhmu dalam keadaan sehat. Jangan sampai kamu tetap memaksakan diri pergi padahal saat itu badanmu sedang drop.

Selain itu sekarang untuk bisa masuk ke negara-negara tersebut banyak yang mengharuskan kamu menyertakan surat PCR yang menerangkan bahwa dirimu sehat dan bebas Covid-19.

Baca juga: Intip Destinasi Liburan Jogja, Selain Candi!

2. Lakukan Riset sebelum Pergi

Sebelum bepergian, Pauline juga menyarankan untuk melakukan riset mendalam terkait kebijakan di negara tersebut.

Pastikan apakah mereka sudah benar-benar punya aturan yang tegas terkait protokol CHSE di negara mereka.

Beberapa negara yang dianggap menerapkan protokol dengan cukup baik adalah Singapura dan Thailand.

Menurut Pauline, mereka biasanya ketat dalam penerapan protokol kesehatan.

"Karena mereka memang disertifikasi oleh kementerian pariwisatanya atau di Singapura itu Singapore Tourism Board. Turki juga katanya sudah bagus tapi saya enggak tahu ya seketat apa pemerintahnya," jelas Pauline ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (3/11/2020).  

Baca juga: Liburan Aman dari Pandemi, Bisa Cobain Wisata Virtual ke Museum saat Long Weekend

3. Lakukan Trip Bersama Grup

Sebelum pandemi, liburan FIT atau free independent traveler dan backpacking banyak sekali dilakukan.

Namun untuk masa pandemi seperti ini, ia merasa perjalanan bersama grup tur akan lebih aman.

Pertama, grup tur saat ini tidak lagi diisi dengan banyak orang.

Ada pembatasan khusus terkait jumlah orang yang bisa berlibur dalam satu grup.

Jumlahnya tidak terlalu banyak.

“Dengan kondisi ini akan lebih terkontrol sebetulnya. Akan lebih dilacak juga kalau ternyata ada kasus di hotel atau ada penularan lokal segala macam,” terang Pauline.

Tak itu saja, dari sisi jadwal liburan pun cenderung lebih terjaga.

Operator travel saat ini menurut Pauline cenderung tidak akan membuat itinerary yang terlalu melelahkan.

Sehingga memungkinkan peserta tur untuk punya waktu istirahat yang cukup.

Disesuaikan untuk menjaga kondisi tubuh para peserta tur agar tetap fit.

Manfaatkan traveling secara berkelompok.
Manfaatkan traveling secara berkelompok. (Dok//Instagram Piknik Again)

4. Jaga Gaya Hidup Sehat Selama Liburan

Selama berlibur, sebaiknya tetap jaga gaya hidup sehat.

Biasanya selama liburan kamu cenderung bepergian ke banyak tempat yang tentu saja mengurangi waktu istirahatmu.

Baca juga: Mirip di Jepang, Kejernihan Sungai Water Gong Klaten dihuni Ribuan Ikan Nila

“Kebiasaannya kalau pergi sama teman, nongkrong siang-malam. Nah itu kan mengurangi imun juga kalau tidur malam-malam. Jadi kebiasaan hidup sehatnya harus tetap dijaga selama traveling,” tutur Pauline.

Pasalnya kalian pasti sudah akan merasa lelah sesampainya di negara tujuan akibat perjalanan dengan pesawat.  

5. Terapkan Protokol Kesehatan Standar

Penerapan protokol kesehatan saat liburan ke luar negeri adalah hal wajib.

Oleh karena itu, pastikan kamu mengetahui bagaimana protokol kesehatan setempat.

Jangan lupa cuci tangan, membawa hand sanitizer, dan menggunakan masker.

Jaga jarak juga penting dilakukan.

“Karena kadang kalau mau foto kan lepas masker tuh. Terus kebablasan sampai makan ramai-ramai,” ujar Pauline.

Penerapan protokol kesehatan di transportasi umum.
Penerapan protokol kesehatan di transportasi umum. (ISTIMEWA)

6. Perhatikan Protokol Kesehatan Warga Lokal

Kendati pemerintah negara tersebut sudah melakukan implementasi kesehatan yang baik untuk para pelaku pariwisata, kadang kala warga lokalnya masih belum menerapkan protokol tersebut dengan baik.

“Mereka dipastikan harus cuci tangan sebelum menyajikan makanan. Pastikan tangan yang pegang makanan bukan tangan yang sama dengan yang terima uang,” tegas Pauline.

Baca juga: Kalau Makan Nasi Kapau Ada Dapat Sebeng Sebagai Bonus, Jangan Lupa Minta ya!

Perhatikan baik-baik kebiasaan sang penjual, khususnya para penjual makanan di kaki lima.

Jika kamu sudah melihat mereka tak melakukan protokol CHSE dengan baik, lebih baik pergi dan cari tempat lain yang menerapkan protokol dengan baik.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved