Boarding Pass

Hindari Posting Foto Boarding Pass di Medsos, Ini Alasannya!

Namun, sangat penting untuk tetap memperhatikan apa yang kita unggah dalam medsos.

Joshua Woroniecki dari Pixabay
Ilustrasi bahaya memposting boarding pass di media sosial 

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL-  AKtivitas memposting foto boarding pass di Media Sosial (Medsos) adalah kebiasaan yang pernah dilakukan setiap orang saat hendak berpergian jauh atau melancong ke suatu tempat.

Mulai dari sekadar untuk tetap eksis ataupun pamer hingga sebagai sarana pemberitahuan semata.

Namun, sangat penting untuk tetap memperhatikan apa yang kita unggah dalam medsos. 

Boarding pass
 Boarding pass (ThinkStock via Kompas.com)

Boarding pass adalah dokumen utama dalam penerbangan.

Di dalam boarding pass terdapat banyak informasi pribadi.

Banyak risiko mengintai, saat memposting boarding pass milikmu.

Jika sampai informasi pribadi ini bocor dan jatuh ke tangan orang yang salah maka bisa menimbulkan masalah di kemudian hari.

Seperti disampaikan seorang Pelatih bersertifikat GCHQ, Lisa Forte.

Ia menjelaskan kepada perusahaan media teknologi DIGIT, bagaimana kode bar pada tiket dapat digunakan untuk mengungkapkan informasi pribadi seseorang.

Baca juga: Jangan Takut Solo Traveling, Ini Manfaatnya untuk Wanita!

Baca juga: Berada Dipuncak, Bali Ungguli Hawaii sebagai Destinasi Pilihan Bulan Madu

Dilansir dari laman Express.co.uk, dengan memindai kode bar, kamu bisa menemukan nama lengkap, tanggal lahir, nomor penerbangan, bandara asal dan tujuan serta  nomor kursi.

Selanjutnya adalah kode pencari lokasi PNR enam digit yang dikenal sebagai nomor referensi pemesanan.

PNR ini berisi sejumlah informasi tentang penumpang saat diakses melalui bagian pemesanan di situs web maskapai penerbangan.

Ini juga termasuk data siapa saja yang kamu ajak pergi.

Kode di boarding Pass
 Kode di boarding Pass (jpsmachine.en.made-in-china.com)

Data tersebut meliputi nama lengkap, tanggal lahir, nomor paspor dan detailnya, informasi penyewaan mobil atau pemesanan hotel yang dilakukan melalui maskapai penerbangan.

Kemudian alamat email, nomor telepon serta empat digit terakhir dari kartu pembayaran yang digunakan, dan informasi siapa yang membayar tiket pesawat.

Baca juga: Jangan Remehkan, Ini Dia Objek Wisata Tasikmalaya yang Instagramabel

Baca juga: Gak Perlu Pergi Jauh Ke Korea, Cukup Kunjungi 7 Destinasi Wisata Indonesia Ini Aja

PNR juga akan menampilkan SSR (Permintaan Layanan Khusus) seperti kebutuhan makan, dan catatan medis.

Jika boarding pass diunggah di medsos dan barcode terlihat, maka siapa saja bisa mengambil informasi penumpang tersebut.

Mengecek boarding pass di bandara
 Mengecek boarding pass  (Thinkstock)

Penipu pun dapat memindai kode bar untuk mengungkapkan nama belakang, PNR serta nomor referensi pemesanan.

Kemudian mereka dapat mengakses semua detail informasi yang tersimpan di situs web maskapai.

Bahayanya lagi, oknum tak bertanggung jawab ini dapat menggunakan data untuk menipu penumpang.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved