Traveling di Tengah Pandemi

Solo Traveling di Tengah Pandemi, Kenapa Tidak? Perhatikan Hal-hal Berikut ini!

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19, kini solo traveling dapat dijadikan alternatif untuk berpergian secara aman, meskipun di tengah Pandemi.

Editor: Rizki Fadriani
Instagram/Rizkyfadriani
Solo Traveling ke Hatyai, Thailand. 

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL -  Untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19, kini Solo traveling dapat dijadikan alternatif untuk berpergian secara aman, meskipun di tengah Pandemi. Namun jangan sampai kalian abai akan protokol kesehatan dan mengacuhkan aturan yang telah diberlakukan di tempat tujuan.

Bagi kalian yang masih asing akan istilah solo traveling, solo traveling merupakan kegiatan yang melakukan perjalanan sementara seorang diri. Dan kegiatan ini telah diprediksi oleh Presiden Joko Widodo sejak Kamis (28/5/2020), dalam rapat terbatas melalui video conference, ia memprediksi masyarakat atau wisatawan akan memilih wisata yang tidak melibatkan orang banyak, satu di antaranya ialah kegiatan solo traveling

Penasaran ingin mencoba tren solo traveling di tengah pandemi? Sebelum berangkat, ada baiknya kalian menyimak tipsnya dari Travel Blogger Wira Nurmansyah.

Baca juga: 9 Rahasia Kenapa Diskon Bikin Pembeli Kalap Ketika Belanja di Supermarket dan Mal

Saat pandemi, ia juga melakukan traveling ke beberapa tempat, satu di antaranya Sentul.

Ini dilakukan karena bepergian di saat seperti ini hendaknya ke tempat yang dekat saja.

Berikut tips dari Wira Nurmansyah:

1.       Kurangi Interaksi dengan Orang

Selama pandemi, aktivitas liburan pun sedikit berubah. Jika sebelumnya kamu lebih banyak berinteraksi dengan orang saat berlibur, sekarang hal itu sebaiknya dikurangi.

Pandemi Covid-19 yang ditularkan dari manusia ke manusia menuntut dirimu agar meminimalkan interaksi dengan orang, terlebih dengan orang yang tidak kamu kenal. "Minimalisir interaksi dengan orang selama traveling'>solo traveling di masa pandemi itu tips pertamanya," kata Wira ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (17/9/2020).

Meski tak ada yang menjamin kamu tidak akan tertular virus, setidaknya usaha perlindungan diri telah dilakukan melalui cara ini.

 Baca juga: Wisata ke Bromo, Jangan Lewatkan Spot Berikut!

2.       Jaga Jarak

Aktivitas liburan, biasanya membuat dirimu lebih dekat dengan orang, contohnya kedekatan fisik pada saat kegiatan outdoor atauindoor. Namun, hal-hal seperti ini tidak bisa lagi dilakukan selama pandemi.

Mulai dari berangkat liburan ke destinasi wisata naik mobil pribadi atau transportasi umum, sebaiknya kamu tetap menjaga jarak dengan orang lain. Upaya itu juga sudah dikampanyekan pemerintah terkait jaga jarak fisik atau physical distancing.

Penerapan physical distancing usai Live Triponcast, belum lama ini.
Penerapan physical distancing usai Live Triponcast, belum lama ini. (TRIBUNPONTIANAKTRAVEL.COM)

Bepergian seorang diri atau traveling'>solo traveling sudah menjadi keunggulan atau antisipasi Covid-19 dan menjadi pilihan di masa pandemi karena orang cenderung menghindari bepergian dalam jumlah yang banyak.

 3.       Jaga Kebersihan Tangan

Selain selalu menjaga jarak, kamu juga perlu memperhatikan tips berikutnya yaitu menjaga kebersihan tangan.

Menjaga kebersihan tangan dengan selalu mencucinya atau membawa hand sanitizer menjadi standar protokol kesehatan diri sendiri selama masa pandemi.

Baca juga: Miliki Sifat Antioksidan, Antiradang, dan Antibakteri, Jahe Bantu Jaga Tubuh

Ilustrasi mencuci tangan menggunakan sabun.
Ilustrasi mencuci tangan menggunakan sabun. (SHUTTERSTOCK)

Papan informasi mengenai menjaga kebersihan tangan pun banyak ditemukan mulai dari bandara, stasiun, pelabuhan, dan tentunya di destinasi wisata. Oleh karena itu, pastikan bahwa tanganmu sudah bersih sebelum, selama dan sesudah liburan.

Baca juga: Bakmi Godhog dan Kuliner Jogja Lainnya Ada di Sini, Bakmi Jowo Timbul Roso!

 Selain melindungi diri sendiri, hal ini berarti kamu sudah ikut berpartisipasi untuk melindungi orang lain.

 Sebelum bepergian, pastikan hand sanitizer sudah tersedia dalam tas bawaanmu.

 4.       Membawa Tas Berisi Peralatan Kebersihan

 Protokol kesehatan menjadi satu hal yang paling utama ketika berlibur di tengah pandemi. Meski pergi seorang diri, tentunya kamu tak boleh melewatkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama liburan.

 Hal ini untuk menjaga diri agar tetap bersih, sehat, dan nyaman selama berlibur.

Ilustrasi perlengkapan kesehatan yang dapat kalian bawa dalam tas selama Traveling.
Ilustrasi perlengkapan kesehatan yang dapat kalian bawa dalam tas selama Traveling. (Shutterstock/Igisheva Maria)

Caranya dengan membawa satu tas kecil berisi barang protokol kesehatan. Kamu bisa memasukkan barang-barang seperti masker, masker cadangan, hand sanitizer, dan disinfektan ke dalam tas tersebut.

 Periksa kembali sebelum berangkat traveling'>solo traveling, jika semua sudah masuk ke dalam tas, artinya kamu sudah siap untuk liburan.

 5.       Peralatan Makan dan Mandi Pribadi

 Tips berikutnya adalah memastikan bahwa kamu sudah membawa peralatan makan dan mandi pribadi.

Hal ini untuk mencegah terjadinya penularan virus dari barang atau peralatan makan di hotel atau tempat wisata.

Iustrasi perlengkapan mandi pribadi yang dapat kalian bawa saat Traveling.
Iustrasi perlengkapan mandi pribadi yang dapat kalian bawa saat Traveling. (Blog TribunJualBeli)

Maka pastikan sebelum berangkat, kamu sudah menyiapkan sendok, garpu, dan peralatan makan lainnya dari rumah. Tak lupa untuk selalu membersihkan peralatan tersebut sebelum dipakai.

Baca juga: Rindu Jogja, Bakmi Jowo Timbul Roso Wajib Dicoba!

Hal yang sama juga berlaku untuk peralatan mandi. Kamu bisa membawa peralatan mandi pribadi seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun dan sampo.

 6.       Jika Bepergian Jarak Bauh, Bawa Dokumen Rapid Test atau Swab Test

 Selama masa pandemi, ada beberapa peraturan atau syarat penting untuk bepergian. Satu di antaranya adalah surat keterangan

Jika bepergian jarak jauh, dokumen ini wajib kamu bawa sebagai syarat untuk dapat menggunakan moda transportasi seperti kereta api, pesawat maupun kapal laut.

Rapid test Covid-19 di aula SSA kantor Wali Kota Pontianak,belum lama ini.
Rapid test Covid-19 di aula SSA kantor Wali Kota Pontianak, belum lama ini. (TRIBUNPONTIANAK/ANESHVIDUKA)

 Penerapan syarat-syarat ini sudah menjadi ketentuan yang berlaku dari pemerintah. Tujuannya untuk menjaga diri dan juga melindungi orang lain dari wabah virus. Adapun dokumen rapid test maupun swab test berlaku 14 hari sejak diterbitkan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved