Minuman Berkhasiat

Miliki Sifat Antioksidan, Antiradang, dan Antibakteri, Jahe Bantu Jaga Tubuh

Dimusim pancaroba yang ditambah dengan hadirnya pandemi seperti sekarang ini, memanglah sulit untuk menjaga daya tahan tubuh.

Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Rizki Fadriani
zoom-inlihat foto Miliki Sifat Antioksidan, Antiradang, dan Antibakteri, Jahe Bantu Jaga Tubuh
(PIXNIO.COM) https://asset-a.grid.id/crop/0x0:0x0/360x240/photo/2020/03/06/3700879902.jpg
Ilustrasi Jahe.

TRIBUNPONTIANAKTRAVEL – Dimusim pancaroba yang ditambah dengan hadirnya pandemi seperti sekarang ini, memanglah sulit untuk menjaga daya tahan tubuh, apalagi bagi Tribuners yang memang lebih sering beraktivitas di luar.

Menjaga kebersihan dan menjalankan protokol kesehatan terkadang tidaklah cukup, Tribuners perlu untuk setidaknya mengkonsumsi makanan ataupun minuman yang dapat menambah daya tahan tubuh.

Nah di artikel kali ini, TribunPontianakTravel akan mengulas sedikit mengenai minuman yang kabarnya dapat meningkatka daya tahan tubuh karena memiliki sifat antioksidan, antiradang, dan antibakteri.

Yap Jahe.

Baca juga: Bakmi Godhog dan Kuliner Jogja Lainnya Ada di Sini, Bakmi Jowo Timbul Roso!

Melansir Buku Minuman Tradisional Penguat Kekebalan Tubuh (2015) oleh Endang S. Sunaryo, berdasar penelitian yang dilakukan Christina Winarti dan Nanan Nurjanah pada 2005,  mengonsumsi ekstrak jahe dalam minuman tradisional dan obat-obat tradisional dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mengobati diare.

Artikel health.kompas, menyebutkan, dalam penelitian yang dilakukan Zakaria dan Rajab pada 1999 juga disampaikan bahwa ekstrak jahe dapat memperbanyak sel pembuluh alami NK (natural killer) dan menghancurkan dinding sel virus yang telah menginfeksi inangnya, dalam hal ini tubuh manusia.

Selain itu, ekstrak jahe dapat meningkatkan kemampuan makrofag menelan penyusup.

Ekstrak jahe terbukti mengandung bebebera senyawa berakhasiat yang disebut zingerone, shogaol, dan gingerol.

Gingerol merupakan zat aktif minyak Atsiri Jahe yang berperan meningkatkan kemampuan sel pembunuh alami NK untuk memperbanyak diri dan menghancurkan dinding sel virus.

Selain itu, Gingerol juga dapat memperbaiki kemampuan makrofag dalam menelan penyusup.

Hal ini menjelaskan mengapa Jahe mampu menghangatkan tubuh karena rasa khas Jahe yang pedas dan hangat, sangat baik menanggulangi penurunan daya tahan tubuh akibat perubahan cuaca maupun infeksi virus, terutama influenza.

Sementara itu, menurut penelitian yang dilakukan Nurrahman, dkk pada 1999, ekstrak Jahe dapat memperbaiki kewaspadaan limfosit T dan daya tahannya terhadap stres oksidatif.

Selain itu, Gingerol bersama shogaol menunjukkan kemampuan antirematik dengan menghambat produksi nitrooksida dan sitokinin.

satu di antara minuman Jahe, yakni Wedang Uwu.
satu di antara minuman Jahe, yakni Wedang Uwu. (TRIBUNPONTIANAKTRAVEL.COM)

Hal ini diperkuat oleh penelitian Kimura, 1997. Dingerone, salah satu zat aktif atsiri jahe dilaporkan memiliki kemampuan untuk mengikat racun-racun yang dihasilkan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus yang bersifat patogen.

Dengan demikian, racun tidak merusak dinding usus, sehingga diare pada anak-anak khususnya dapat dicegah, sementara Gingerol memperbaiki kewaspadaan limfosit T untuk mengaktifkan sistem kekebalan untuk membunuh bakteri.

Selain itu rasa hangat campuran zat aktif pada ekstrak jahe bisa mengobati kembung karena bisa mengusir gas sebagai penyebab kembung atau memiliki fungsi carminative.

Dengan penjelasan gingerol dan zingerone yang berperan memperbaiki sistem kekebalan tubuh, hal ini juga berdampak positif pada gangguan tukak lambung akibat bakteri Helicopylori.

Pemberian ekstrak jahe secara rutin mampu menyembuhkan tukak lambung secara bertahap sebagai efek dari berkurangnya produksi gas lambung, meningkatnya fungsi makrofag yang menelan dan membunuh bakteri, serta meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Rindu Jogja, Bakmi Jowo Timbul Roso Wajib Dicoba!

Selain itu, pemberian konsumsi jahe secara rutin pada ibu hamil juga dapat membantu mengurangi dampak mual dan muntah pada pagi hari.

Perubahan sistem hormon karena proses kehamilan seperti diketahui, dapat menyebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh.

Di Indonesia, ada banyak jenis minuman yang menggunakan Jahe, satu di antaranya ialah Wedang Jahe.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved