Objek Wisata Kubu Raya

Masih di Kubu Raya, Ini Dia Pantai dan Hutan Mangrove yang Mempesona Lewat Jalur Darat

Nih ya, TribunPontianakTravel mau merekomendasikan Desa Dabong, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Rizki Fadriani
TRIBUNTRAVEL.COM//RIZKI FADRIANI
Ini dia, Pantai Desa Dabong dengan hamparan pasir hitam, belum lama ini. 

KUBU RAYA - Hai Tribuners lagi pada suntuk ya di rumah aja selama masa pandemi ini? Jangan pasrah gitu dong hehe, dari pada bosan mending rencanakan jadwal liburan kalian dari sekarang, jadi nanti tinggal cus deh.

Nah TribunPontianakTravel punya rekomendasi tempat wisata seru yang tak kalah menariknya, apalagi masih di sekitaran wilayah Kubu Raya.

Eitss, jangan underestimate dulu dengan pesona alamnya Kubu Raya, nanti bakalan nyesal maksimal lho karena nggak sempat menjelajahi Kubu Raya.

Nih ya, TribunPontianakTravel mau merekomendasikan Desa Dabong, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Di Desa Dabong ini, kalian dapat menyaksikan secara langsung indahnya pantai berpasir di tanah Kubu Raya.

Berbeda dari pantai biasanya, keindahan panorama pantai ini semakin epik karena terdapat magrove. Dan mangrove yang tumbuh di sini, seperti pengawal yang membentengi pantai agar tidak mudah dijamah, namun itu dia keistimewaannya.

Tak berhenti di magrove nya saja lho Tribuners, keunikan lain yang dapat kalian jumpai di sini adalah hamparan pasir berwarna hitam yang membentang sepanjang pantai dengan pemandangan sunset yang memukau.

Untuk sampai di pantai berpasir hitam ini, TribunPontianakTravel memulai perjalanan dari Kota Pontianak menuju dermaga Pasar Baru, Rasau Jaya, sekitar pukul 09.00 Wib, dengan lama perjalanan sekitar satu jam.

Video: Lupis Bikin Baper!

Video: Belanja Sambil Ngemil, Diamana Lagi Kalau Bukan di Transmart Kubu Raya

Ketika perahu klotok sampai di Dermaga Pasar Baru, Rasau Jaya, tampak para awak kapal dengan sigap menurunkan motor penumpang.
Ketika perahu klotok sampai di Dermaga Pasar Baru, Rasau Jaya, tampak para awak kapal dengan sigap menurunkan motor penumpang. (TRIBUNTRAVEL.COM//RIZKI FADRIANI)

TribunPontianakTravel memilih rute penyebrangan Dermaga Pasar Baru-Pinang Baru, yang ditempuh tidak sampai lima menit dengan kapal klotok. Untuk satu kali menyebrang, kalian cukup membayar Rp 5 ribu per orang, dan bukan cuma kalian yang bisa ikutan naik, tapi motor juga!

Dari Pinang Baru ini, perjalanan sesungguhnya baru saja dimulai. Kalian akan mulai keluar masuk desa hingga sampai di Penyebrangan Air Putih.

Nah perlu diingat nih Tribuners, pertimbangkan juga kondisi cuaca. Karena dari Pinang Baru ke Air Putih adalah jalur memotong, jadi kalian akan melewati jalan sawit yang memiliki keistimewaan tanah kuningnya yang becek mengental ketika hujan, dan mengeras ketika panas.

"Bloss" bunyi ban motor yang amblas termakan tanah kuning yang ternyata baru menyesap derasnya hujan semalam.

Dalamnya lubang khas jalanan sawit yang baru diterpa hujan, mau tak mau harus dilewati karena sudah "terlanjur basah".

Perjalanan yang seharusnya tak sampai satu jam, ternyata menahan TribunPontianakTravel hingga dua jam untuk bergulat di tanah kuning.

Usai bergerilya di tanah kuning, akhirnya sampai pula di penyebrangan Air Putih. Di sini, TribunPontianakTravel banyak melihat wajah-wajah penuh semangat para penggali ilmu, yang tiap harinya pulang pergi ke sekolah dengan menyebrang sungai.

Sama seperti penyebrangan sebelumnya, tidak sampai lima menit bersandarlah kapal klotok yang kala itu hanya mengangkut TribunPontianakTravel, untuk sampai di jalan setapak Desa Olak-olak, Kubu. Dari penyebrangan Air Putih ini, TribunPontianakTravel berhasil menjejak kan  kaki di Desa Olak-olak, Kubu!

Suasana penyebrangan menuju Desa Olak-olak,Kubu, belum lama ini. Tampak para pelajar yang akan berangkat sekolah menggunakan perahu.
Suasana penyebrangan menuju Desa Olak-olak,Kubu, belum lama ini. Tampak para pelajar yang akan berangkat sekolah menggunakan perahu. (TRIBUNTRAVEL.COM//RIZKI FADRIANI)

Jalan semen setapak pun menyambut dan menjadi penggiring TribunPontianakTravel hingga ke Desa Dabong, yang ditempuh selama 1,5 jam berkendara.

Pemandangan hijau dengan panas terik yang sudah biasa menyengat kulit "budak Pontianak" bukan penghalang untuk sampai ke pantai di wilayah Kubu Raya ini.

Meskipun dalam hati membayangkan bongkahan es batu yang disirami Coca Cola, menyemburkan butiran-butiran gas kecil yang keluar dari gelas lalu dibiarkan sesaat sampai gelas sedikit mengembun.

Beh sueger!

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved