Wisata di Singkawang

Rumah Hias, Meriahkan Moment Cap Go Meh di Singkawang

Rumah hias menjadi satu di antara daya tarik pengunjung yang datang ke Singkawang untuk menyaksikan Cap Go Meh.

Rumah Hias, Meriahkan Moment Cap Go Meh di Singkawang
TRIBUNTRAVEL.COM/RIZKI FADRIANI
Pemilik rumah, yakni Fredy, berfoto di depan replika tikus logam yang menghiasi rumahnya. 

SINGKAWANG - Rumah hias menjadi satu di antara daya tarik pengunjung yang datang ke Singkawang untuk menyaksikan Cap Go Meh.

Rumah hias merupakan rumah warga yang disulap semenarik mungkin untuk memeriahkan moment Cap Go Meh di Singkawang.

Satu di antara pengunjung yang tak sengaja lewat, yakni Monik, merasa terpukau karena bisa menemukan tempat secantik rumah hias ini.

Menurutnya ini sangat menarik, karena ada rumah warga yang berada dalam gang dapat dihias secantik ini.

"Saya hanya lewat, dan kok ada tempat semacam ini di dalam gang. Jadi saya berhenti untuk berfoto," ungkapnya sumringah.

Rumah yang tampak bercahaya terang dari kejauhan ini dipenuhi oleh lampion yang menggantung di setiap sudutnya.

Di bagian pagar, di tanami replika bunga sakura yang berwarna pink yang diberi pencahayaan kelap kelip, dengan juntaian amplop angpao berwarna merah.

Lantai rumah, dilapisi dengan karpet merah, sehingga menjadikan rumah ini tampak lebih semangat dengan warna merah yang mendominasi.

Dan bagian depan rumah disulap menjadi latar belakang foto yang unik, yakni dengan dua tikus yang seperti berada di dalam bingkai yang didominasi warna merah.

Di sebelah kanannya terdapat patung Dewa Rejeki yang berdiri kokoh.

Wow, Begini Indahnya Rumah Hias di Singkawang!

Klenteng Thai Pak Kung Singkawang, Seperti Berada di Luar Negri!

Selain itu, tepat di depan patung tikus, ada kursi jati yang disiapkan untuk pengunjung yang ingin berfoto.

Pemilik rumah, yakni Fredy atau yang akrab disapa Akhong menuturkan jika setiap tahunnya ia selalu memenangkan lomba rumah hias.

"Kita hias rumah, bukan asal-asalan. Tapi ada maknanya," ungkap Akhong.

Tahun ini, rumah hias miliknya yang berada di Jalan Asia nomor 8, menceritakan tentang tikus yang merupakan binatang rumah, diutus keluar untuk mencari rejeki dan mengantarkannya kepada majikan.

Inilah makna dari dua patung tikus dan patung dewa Rejeki yang berada di rumahnya.

Ikuti kami di
Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Rizki Fadriani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved